ppnijaktim.org, Jakarta – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jakarta Timur menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada Minggu, 1 Februari 2026.
Kegiatan ini berlangsung di GRHA DPD PPNI Jakarta Timur dan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPD PPNI Jakarta Timur. Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua DPD PPNI Jakarta Timur, Ns. Muzamil, S.Kep.

“Pelaksanaan Raker DPD merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja dan RAPB DPW PPNI DKI Jakarta yang dilaksanakan pada akhir Januari 2026,” terang Ns. Muzamil dalam sambutan pembukaan kegiatan.
Oleh karena itu, seluruh program kerja DPD PPNI Jakarta Timur dirancang untuk selaras dengan kebijakan dan program dari DPW PPNI DKI Jakarta.
Rapat kerja menjadi agenda penting organisasi dalam menyusun perencanaan program kerja serta strategi pelaksanaan kegiatan DPD PPNI Jakarta Timur selama tahun 2026. Selain itu, rapat ini juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya guna meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi ke depan.
Pelaksanaan rapat berlangsung secara kondusif dan partisipatif. Setiap bidang memaparkan rencana program kerja yang kemudian dibahas bersama untuk disesuaikan dengan visi dan misi PPNI serta kebutuhan perawat di wilayah Jakarta Timur.
“DPD PPNI Jakarta Timur perlu melakukan pendampingan yang lebih aktif terhadap Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI di wilayah Jakarta Timur,” tegas Eva Trisna, SKM., M.Kep.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran PPNI di tingkat DPK PPNI sekaligus memastikan organisasi PPNI memberikan apresiasi dan manfaat nyata bagi seluruh anggota perawat.
Sementara itu, Ns. Sumedi M.Kep. PhD menekankan pentingnya melakukan pengkajian kebutuhan anggota dan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program kerja.
“DPD perlu memperhatikan kebutuhan anggota, termasuk pengakuan profesi, penjenjangan karier, serta penguatan kebersamaan dalam organisasi,” ujar Ns. Sumedi.
Melalui Rapat Kerja Tahun 2026 ini, DPD PPNI Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan perawat, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.




