ppnijaktim.org, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) terus melakukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi perawat Indonesia dengan mengadopsi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadhillah, yang bertindak sebagai keynote speaker dalam sebuah webinar nasional yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu (27/12/2025). Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kemampuan perawat dalam beradaptasi terhadap regulasi dan kemajuan teknologi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai humanisme dalam praktik keperawatan.

Webinar ini merupakan inisiasi DPP PPNI melalui Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Pusbangdiklat) PPNI, bekerja sama dengan Certified Body for Person – Indonesia National Nurses Association (CBP INNA). Kegiatan tersebut mengusung tema “Level Up Karier Keperawatan! Kompetensi dan Sertifikasi Biar Nggak Kalah Saing di Industri 5.0”.
Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah panel narasumber dari berbagai pemangku kepentingan, yaitu Aprisunadi (Bendahara Umum DPP PPNI), Fajarina Budiantari (Direktur Akreditasi LI & LS BSN), Yustinawati (Ketua PP HIPEGI), Ii Ismail (Ketua PP INKAVIN), Muhammad Fithri Rahmani (Sekretaris PP HIPANI), Asep Sumpena (Ketua PP IPDI Periode 1998–2001), serta Dwi Sartika (Bendahara dan Evaluator HPHI).
Webinar ini menjadi momentum penting bagi perawat Indonesia untuk memahami urgensi sertifikasi dan standarisasi kompetensi di tengah disrupsi teknologi dan perubahan dunia kerja pada era Industri 5.0.
Melalui kegiatan ini, DPP PPNI berharap perawat Indonesia mampu meningkatkan daya saing profesional, beradaptasi dengan teknologi mutakhir, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.




