ppnijaktim.org, Jakarta – Upaya pengembangan dan evaluasi berkelanjutan terus dilakukan oleh Certified Body for Person – Indonesia National Nurses Association (CBP INNA) sebagai lembaga sertifikasi yang dimiliki oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).
Sejalan dengan komitmen tersebut, CBP INNA menginisiasi Pelatihan Item Development, Item Review, Item Reliability & Validity yang dilaksanakan di Graha PPNI, Jakarta, pada 12, 13, dan 17 Februari 2025.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, Prof. Mustikasari selaku Sekretaris Jenderal DPP PPNI sekaligus Ketua CBP INNA, Bendahara Umum DPP PPNI Aprisunadi, serta jajaran Pengurus DPP PPNI lainnya.
Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah turut memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta pelatihan, menekankan pentingnya penguatan mutu instrumen sertifikasi sebagai fondasi profesionalisme perawat.
Sekretaris CBP INNA, Eni Nur’aini Agustini, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membahas metode pengembangan item soal yang valid dan reliabel, melakukan review terhadap soal yang telah ada, serta menyempurnakan standar penilaian sertifikasi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membahas metode pengembangan item soal yang valid dan reliabel, serta meninjau dan memperbaiki standar penilaian yang telah ada,” ungkapnya usai pelatihan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sertifikasi kompetensi perawat yang diselenggarakan CBP INNA menggunakan dua metode penilaian, yaitu ujian tulis berbasis Computer Based Test (CBT) dan ujian praktik.
Menurutnya, kedua metode penilaian tersebut memerlukan instrumen evaluasi yang tepat dan terstandar agar mampu menilai kompetensi perawat secara objektif sesuai dengan lingkup keahliannya masing-masing.
“Diharapkan melalui pengembangan item soal dan review standar evaluasi ini dapat dihasilkan instrumen sertifikasi yang terstandar, berlandaskan prinsip keadilan dan akurasi,” pungkasnya.





